Entah jenis akar apa yang menancap di sini dari beberapa tahun yang lalu. Semacam melekat dan susah untuk dicabut.
Berawal dari kisah beberapa tahun yang lalu, sebuah
biji yang tidak sengaja jatuh dari pandangan mata ke sebentuk waru merah
ini. Yang akhirnya tumbuh tunas dari biji tersebut. Serasa dunia si waru
merah menjadi indah.. setiap hari selalu ada percikan-percikan air yag selalu
menetes diatas waru merah. Menambah suburnya biji tanaman ini. Hari-demi hari
bulan berganti bulan tunas telah menjadi sebuah tanaman yang rimbun. Namun
ditengah perjalannya si badai besar datang menyapu dunia si waru merah. Pohon
itu pun terbawa badai tersebut entah kemana, hanya tertinggal akar yang melekat
disana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar