Hemmm,... Pagi ini satu tahun yang lalu. Aku telah selesai merias wajah di sebuah salon. Yah Hari ini adalah perpisahan SMA N 2 Pare tahun angkatan 2008. Subhanallah, deg-deg-an, seneng, nerves, campur aduk jadi nano-nano. Dari rumah udah kebanyangan nanti bakal foto-foto sama sahabat-sahabat GRADASI (nama kelas XII IPA 2). Duh betapa cantik tan tampan nya mereka nanti Ya Allah...:).
Pukul 10.00 tepat aku berangkat dari rumah, padahal kalua ndag salah dulu undangannya jam 10 tepat. Berangkat bareng Bapak tentunya. Tiba di Smada, Subhanallah...Subhanallah sahabat-sahabatku terlihat cantik-cantik, tampan-tampan, sudah layak jadi anak kuliahan. Langkah ini terus berjalan, saling menyapa setiap mata yang bertatap. Semua terlihat beda sampai aku pun pangling.:D. Acara segera dimulai dengan penampilan-penampilan adik kelas maupun dari kelas dua belas sendiri. Selesai itu sebenarnya masih ingin berlama-lama dengan mereka sahabat-sahabat-ku, masih ingin ngeksisi sama mereka tapi mau gimana lagi Ayahanda sudah menunggu:( So rencanaku buat foto sama mereka tak kesampaian. *menyesal sekali. :(
Dan sekarang 1 tahun setelah kejadian itu, aku telah menjadi mahasiswwi, mereka juga telah menjadi manusia-manusia luar biasa tentunya. Subhanallah, saya kangen masa-masa itu ketika diri masih ababil, masih kekanak-kanakan (lho memangnya sekarang sudah dewasa?) hmmmm..:D
kurang satu nih, si Ijah :D sayangnya kok cuma foto itu ya yang aku punya. :)
Tangan-tangan yang menggoreskan senyuman saat hati kacau, Kangen kalian rekk:D
Lihatlah, kepolosan kalian, :)
Kelas tercinta yang banyak menggooreskan kenangan, ketika gradasi lagi rajin dan juga ketika gradasi lagi malas-malasnya:D hemmmm
hhha-haha-ha wacanane detik-detik Kimia :D sekarang udah ilang ni buku:)
hemmm, masa SMA tak terlupa:)
Berbagi canda tawa dalam dakwah adalah sarapan, Berbagi keluh kesah adalah makan siang, Sedang berbagi asa menjadi makan malamnya
Minggu, 20 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Menjaga Hati
Subhanallah, Luar biasa memang mereka yang dapat berkomitmen menjaga hatinya:). Menjaga cintanya dalam diam. Subhanallah, mereka-mereka yang dapat meredam hawa nafsunya, menjaga setiap pandangannya, menjaga auratnya, menjaga tingkah lakunya:)
Wihh menjaga hati itu lebih sulit ternyata, banyak godaannya banyak hambatannya. Misalnya saja ketemu ikhwan cakep di kampus, atau mungkin ikhwan temen satu kelas, hmmmm lalu kamu mencari-cari cara agar dekat dengannya. Yah awalnya memang cuma sms-an, lalu telpon-telponan, terus ketemuan, lalu pacaran, wah hati-hati deh ya:) belum tentu si doi adalah suamimu kelak.
Tapi kalau godaan dan hambatan yang datang dapat terlewati Insyaallah hikmah yang besar menanti disana. Tenang saja soal jodoh sudah di atur sama Allah SWT, bukankah Allah juga sudah menulisnya dalam firmannya,
الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ
“Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula.” (QS. An Nur: 26).
Jadi untuk kalian para wanita, tak perlu khawatir Allah telah menyiapkan pangeran sholehmu disana:) Renungkanlah, ikhwan yang baik itu akan menghormati kita para wanita, dia tak akan berani menyentuhmu sebelum dihalalkan, dia akan menjaga pandangannya padamu karena dia tak ingin melemahkan imanmu:) Subhanallah, semoga kita senantiasa dapat menjaga hati kita yah:)
Wihh menjaga hati itu lebih sulit ternyata, banyak godaannya banyak hambatannya. Misalnya saja ketemu ikhwan cakep di kampus, atau mungkin ikhwan temen satu kelas, hmmmm lalu kamu mencari-cari cara agar dekat dengannya. Yah awalnya memang cuma sms-an, lalu telpon-telponan, terus ketemuan, lalu pacaran, wah hati-hati deh ya:) belum tentu si doi adalah suamimu kelak.
Tapi kalau godaan dan hambatan yang datang dapat terlewati Insyaallah hikmah yang besar menanti disana. Tenang saja soal jodoh sudah di atur sama Allah SWT, bukankah Allah juga sudah menulisnya dalam firmannya,
الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ
“Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula.” (QS. An Nur: 26).
Jadi untuk kalian para wanita, tak perlu khawatir Allah telah menyiapkan pangeran sholehmu disana:) Renungkanlah, ikhwan yang baik itu akan menghormati kita para wanita, dia tak akan berani menyentuhmu sebelum dihalalkan, dia akan menjaga pandangannya padamu karena dia tak ingin melemahkan imanmu:) Subhanallah, semoga kita senantiasa dapat menjaga hati kita yah:)
Selasa, 15 Mei 2012
Cluster Kan Selalu Bersinar: Selama ini adalah kesalahan
Cluster Kan Selalu Bersinar: Selama ini adalah kesalahan: Selama ini adalah kesalahan yang sangat fatal dalam otak saya, :( Ketika sedang sedih, duka, sepi, gelisah, marah, dan galau, sering seka...
Selama ini adalah kesalahan
Selama ini adalah kesalahan yang sangat fatal dalam otak saya, :(
Ketika sedang sedih, duka, sepi, gelisah, marah, dan galau, sering sekali bahkan selalu mengadu ke facebook, twitter, dan blog. Astaghfirullahaladzim
Bahkan ketika bahagia, yang pertama mendengar kabar bahagia adalah si Facebook dan Twitter. lagi-lagi mereka, Mengapa bukan Allah SWT??? Bukankah Allah yang selalu ada disisi setiap saat??
Kenapa harus Facebook, Twitter, dan Blog yang mendengar keluh kesahmu tiap hari? Hey! Ada Allah di sini, di dekatmu, sangat dekat bahkan.
Mengharap ada yang menaruh simpati padamu dengan kamu update status di Facebook, atau Twitter,?
Hey! Bukankah Allah selalu bersimpati padamu? Bukankah Allah selalu memperhatikanmu, lebih dan jauh melebihi perhatian mereka.
Percayalah, Perhatian Allah lebih besar dan tak sebanding dengan perhatian si Facebook dan Twitter. Mereka memang selalu ada saat bahagia namun tak sepenuhnya ada saat kecewa, saat duka, saat terpuruk. Hanya Allah SWT yang ada disetiap saat. :)
Mengadulah pada-Nya,...
Senin, 07 Mei 2012
Sabtu, 05 Mei 2012
Suatu saat nanti...
Stasiun KA Gubeng, suatu saat nanti kau pasti tak lagi melihatku datang sendirian kemari. Kelak jangan cemburu kalau ada seseorang yang menemaniku berkunjung kemari sembari menggandeng tanganku ini. Seseorang yang tak akan membiarkanku kehujanan seperti pagi ini. Seseorang yang pastinya membelikanku makan sehingga aku tidak kelaparan seperti pagi ini. Seseorang yang melambaikan tangannya ketika keretaku mulai berangkat....Yah suatu saat nanti pasti!
KA Rapih Dhoho, suatu saat nanti kau akan melihat aku duduk di kursi ini bersama dia. Meyandarkan kepalaku dipundaknya, bukan menyandarkan kepalaku di tas hitam seperti tadi pagi. Hmmm Terkadang hidup itu memang penuh bayangan ya? Membayangkan ini itu, tapi belum tentu yang terjadi seperti yang kita pengen.
Hujan... Mengertikah kau akan perasaanku hari ini? Percayalah aku tak menangis, karena aku yakin Allah ada didekatku saat ini. Aku tak bersedih karena kau guyur aku, hanya saja......... mungkin aku sedang merindukan Allah.:)
Jumat, 04 Mei 2012
Sayangnya tak pernah kau tau
Aku yang tak pernah mengerti,
Setiap air mata yang keluar karenamu, bukan karenamu! Melainkan karena aku yang tak pernah bisa menghapusmu dari bongkahan hati ini.
Kamu tak pernah tahu, tak pernah merasakan perihnya saat kau tiba-tiba masuk dalam bongkahan hati ini. Lalu pergi tanpa pamitan, "Plass" begitu saja.!!!
Setiap air mata yang keluar karenamu, bukan karenamu! Melainkan karena aku yang tak pernah bisa menghapusmu dari bongkahan hati ini.
Kamu tak pernah tahu, tak pernah merasakan perihnya saat kau tiba-tiba masuk dalam bongkahan hati ini. Lalu pergi tanpa pamitan, "Plass" begitu saja.!!!
Langganan:
Komentar (Atom)











