salam terhangat dari hati ini untuk kalian para pengunjung,.:)
pas liburan kemarin sempet buat beberapa kerajinan dari flanel. hmmmh,... nggak tau hasilnya yak apa?? niatnya sih kalau udah bisaaa buat yang baguss mau tak jual.. lihat-lihat dulu yaaaa. lets seee..........
gambar di atas di ambil pake hp jadi ya agag burammm. # bukan hape kualitas tinggi soalnya.:D
ehhh ada lagii lhoo,.....
yang ini di buat gantungan kunciii,....
kali ini nambah lagi karyaku, buat gantunga hape couple.an monokuroboo,.. let's see
itu pas belum dipasang gantungannya sih,.. yang couple.an kayak ini aku jual dengan harga Rp.10.000,00 untuk gantungan hape dan Rp.11.000,00 untuk gantungan kuncinya. bentuknya boleh mesen sediri sesuai kemauan asal tidak terlalu rumit.di jamin awet soalnya peke jahitan pinggir bukan pake lem..:D
setelah ini ada kalung cantik dari flanel juga... tunggu minggu depa yaa......
nah ituuu tadiii hasil-hasil karya selama setengah liburan semesterr,...:):):):)
Berbagi canda tawa dalam dakwah adalah sarapan, Berbagi keluh kesah adalah makan siang, Sedang berbagi asa menjadi makan malamnya
Senin, 30 Januari 2012
Rabu, 11 Januari 2012
Ketika Senja Tak Lagi Indah
Ketika senja tak lagi indah
Senja kini aku termenung sendirian, menunggu gelapnya malam bersama hembusan angin senja. Senja, kini kau tak lagi terlihat indah seperti dulu. Senyummu yang dulu hanya buatku kini tlah menjadi milik seseorang disana. Balau hatiku karenanya, jadi apakah aku tak lagi bisa melihat indahmu senja? Atau indahmu hanya kau persembahkan untuknya?
Aku cemburu padanya senja, dulu aku yang selalu menantikan kedatanganmu, juga aku yang menemanimu menuju peraduanmu, tapi sekarang senja benar-benar berubah. Tak lagi menampakkan keindahan yang dulu pernah buatku. Entahlah, setangkup harapanku untukmu musnah sudah sekarang, tak tertinggal sedikitpun harapanku yang dulu pernah kurangkai indah untukmu.
Cukup hanya aku saja yang kehilangan indahmu senja, jangan dia atau mereka. Seandainya senyummu memang hanya untuk seseorang itu, tolong tetap sisihkan segores senyum itu untuk dia dan mereka. Biar aku mencari malam yang abadi dalam hidupku, tak apa aku hidup tanpamu senja, asal aku masih bisa melihat mentari pagi dan benda malam yang bertaburan sudah cukup. Tetaplah nampak indah di hadapan mereka, meski kau tak nampak indah di hadapanku lagi. Setidaknya aku pernah menikmati indahmu walau hanya sesaat. Terimakasih untuk keindahan yang dulu sempat kau bagikan padaku. Tetap jagalah keindahanmu untuk mereka.
KAMUT ala Elma Puspaningtyas
- Sesungguhnya, di balik rasa ikhlas yang kau tanamkan, Ada sejuta keindahan yang tersimpan.
- Sebuah senyuman, akan membuatmu lebih kuat saat kau terjatuh.
- Yakinlah apa yang kamu dapat hari ini, adalah apa yang kamu butuhkan sekarang.
- Bagiku, kuliah itu nggak hanya untuk sekedar mendapatkan ilmu, IPK cumlaud, banyak pacar n banyak teman, tetapi Kuliah itu belajar menjadi orang yang bermanfaat untuk kepentingan orang lain. Maka berbahagialah ketika kamu direpotkan orang lain:-)
- Tertawalah walau sesaat, karena dengan tertawa ada sarafmu yang kembali tersambung.
- EGOIS itu mutlak, PEDULI itu relatif. hahahahah
- Sesungguhnya ketika kamu bercermin, maka seperti itulah nanti jodohmu.
- Ketika kamu berfikir hari ini buruk, maka keburukan akan selalu megikutimu. Ketika kamu berfikir hari ini indah, maka hal buruk yang terjadi pun akan terasa indah.
- Dibalik orang pendiam, pasti ada jiwa keceriaan besar yang tersembunyi. begitu pun dibalik orang yang ceria, pasti ada jiwa yang menangis.
- Misterius itu menyenangkan, ketika kamu berhasil memecahkannya. Dan yang paling menyenangkan adalah proses ketika kamu mencoba memecahkannya. #sok jadi detektif#
Teruntuk Bidadari yang Kau Kirim Untukku
Teruntuk bidadari yang Kau kirim untukku
Untuk seseorang yang selalu menyebutku dalam doanya.
Ibuk, masih ingatkah Kau akan saat-saat itu.....
Ketika kau menungguiku pulang dari sekolah, berdiri dengan perasaan cemas akan diriku. Alangkah senangnya jika saat ini Kau menungguiku pulang dari kampusJ. dulu saat aku pulang kehujanan, seperti yang aku alami sekarang, aku ingat Kau selalu membuatkanku secangkir kopi panas seraya berkata,”nduk, kopine ndang diminum, ben awake gag masuk angin.” Andai itu terjadi saat ini buk:-)
Tapi aku menyadari, saat ini aku berada dalam dunia perjuangan, di kota perantauan yang jauh dari pengawasanmu, jauh dari perhatianmu. Tak apa jika secangkir kopi tadi tak kudapat dari buatanmu buk, tak apa. Mengingat setiap hari pun Kau selalu mengirim doamu untukku disini.:-)
Bukan karena aku adalah anak mami atau apalah, tapi rasa ini selalu menghampiri ketika aku sendirian. Entahlah, kadang aku berpikir ngapain sih gue harus kuliah segala? Ngapain harus di surabaya? ngapain harus UNAIR? Dan ini yang paling tak mengerti ngapain harus ITL? Sungguh aku belum menemukan jiwaku disini, tapi aku mulai berfikir dan berfikir lagi. Allah itu selalu memberi apa yang aku butuhkan bukan apa yang aku inginkan, dari sini aku mencoba memahami mungkin itu semua adalah yang aku butuhkan. Kuliah di Surabaya di kampus UNAIR jurusan ITL.
Otakku kembali mengingat, bukankah ini yang selalu ibuk dan bapak banggakan..
teringat sekitar 8 bulan yang lalu, perjuangan mendapatkan sekolah. Itu tak semudah hanya daftar dan masuk sekolah yang kau inginkan, semua penuh perjuangan. Dan yang selalu membuatku kuat untuk terus berjuang adalah kekuatan Allah yang Ia kirimkan lewat senyumanmu ibuk. Kau selalu mengajarkanku atas sifat ikhlas, mengingatkanku bahwa Allah itu selalu memberi yang kita butuhkan, itu yang paling kuingat saat ini. Terimakasih Ya Rabb, atas semua yang telah kau beri kepadaku..:-)
Aku mulai menyadari sekarang, perjuangan nggak hanya berhenti ketika aku sudah diterima menjadi mahasiswa. Tetap berlanjut sampai nanti Allah memanggilku, untuk itu saat ini aku masih tetap harus berjuang, demi amanahMu-Allah. Kau memilihkan aku sekarang begini, maka aku akan menjalankan takdirku begini. #mulai menerima Surabaya sebagai tempat perjuanganku, UNAIR sebagai alat perjuanganku, dan ITL adalah caraku berjuang#
ibuk, aku tak berharap jadi orang sukses, aku hanya berharap jadi orang yang bernilai dan berguna. Untukmu ibuk, tak kan ada yang bisa membalas atas apa yang kau beri padaku. Tapi aku ingin membuatmu tersenyum bahagia atas apa yang kulakukan, tak mau buatmu kecewa lagi. Allah, tetap kuatkan hamba atas apa yang terjadi saat ini dan nanti......
Langganan:
Komentar (Atom)





